Apabila Dia sudah berkehendak siapa yang bisa menolak dan apabila Dia sudah mengizinkan siapa yang bisa menahan. karena jika sesuatu itu Allah takdirkan untukmu maka sekuat apapun kamu menolak, sesuatu itu akan tetap menjadi milikmu begitupun sebaliknya jika sesuatu itu bukan untukmu sehebat apapun kamu berusaha sesuatu itu tak akan pernah menjadi milikmu. Mengikhlaskan bukan sekedar melepas, mengikhlaskan berarti menyerahkan kepadaNya segala keputusan dan menerimanya dengan penuh kesadaran.


Alhamdulillah, one step closer ~ Hadiah Mu sungguh indah lagi nyata, karena semua yang pernah aku lepaskan karenaMu, kini telah kau ganti dengan yang jauh lebih baik.

.

.

aku tak pernah mencintaimu sebelumnya, ah jangankan mencintaimu mengenalmu saja tidak saat itu.

aku juga tak pernah bermimpi akan sampai ke titik ini bersamamu, jangankan bermimpi memilikimu, bermimpi untuk kenal pun tidak

tapi aku  percaya pertemuan kita di bulan agustus itu bukanlah suatu kebetulan, Allah sudah rancang skenario terbaiknya untuk aku dan kamu. perkenalan singkat ini, hingga akhirnya kau memutuskan memilihku adalah sebuah anugrah terbesar dalam hidup ini. kenapa? karena aku pernah lalai saat itu

Allah tau apa yang terbaik untuk hambaNya, meski pada pertemuan pertama saat itu aku tak sendiri tapi itu bukan halangan jika memang kita di takdirkan untuk bersama. maaf dan terimakasih karena telah sabar dan mau menerima aku juga masa laluku 🙂

.

.

saat inipun, ketika aku mengiyakan ajakkanmu menikah~ itu bukan mauku, itu maunya Allah melalui hatiku untuk mengatakan Iya, aku mau menjadi penyempurna agamamu, atas izinNya dan atas restu orangtua Kita.Karena jika Allah mau dua hati bersatu, Dia akan menggerakan keduanya, bukan salah satunya~

.

.

Terimakasih, terimakasih karena telah memilihku menjadi pendamping hidupmu di masa depan karena aku tau masih banyak perempuan secantik Zulaikha, secerdas Aisyah dan semulia Siti Khadijah diluar sana

Terimakasih, terimakasih karena telah memilihku dan telah bersabar menghadapi keunikkan tingkahku selama ini

dan Terimakasih, terimakasih karena telah memilihku, telah menjemputku dengan cara terbaikmu di hadapanNya ~

.

.

Aku memilihmu bukan atas egoku, bukan juga atas nafsuku tapi aku memilimu karena Allah telah memilihkanmu untukku melalui cara terbaikNya

.

.

masih ada banyak hal yang harus di lalui, masih ada banyak hal yang harus di lewati dan masih ada banyak ujian yang harus di hadapi. maka teruslah menjalankan tugas masing-masing dalam melobby langit juga bumi agar kelak kita sampai pada hari itu dengan kebahagiaan dan perasaan yang haqiqi

.

.

ini aku, dengan caraku mencintaiMu karena Rabbku

ini aku, aku dengan caraku memelukMu dalam setiap doaku

dan ini aku, dengan caraku bersabar menjemputmu di sepertiga malam waktu mustajab

.

.

Yakinlah ada sesuatu yang menantimu setelah banyak kesabaran (yang kau jalani), yang akan membuatmu terpana hingga kau lupa betapa pedihnya rasa sakit – Ali Bin Abi Thalib

.

.

dan mungkin inilah buah dari kesabaran itu 🙂

.

.

ini aku, yang kelak akan membersamaimu melangkah menuju Jannah~ InsyaAllah

 

Nita Lisnawati

10 Januari 2016

 

Advertisements