Apabila Dia sudah berkehendak siapa yang bisa menolak dan Apabila Dia sudah mengizinkan siapa yang  bisa menahan. Mengikhlaskan bukan hanya sekedar melepas, mengikhlaskan berarti menyerahkan kepadaNya segala keputusan dan menerimanya dengan penuh kesadaran – @pewski


Perkenalan singkat denganmu ternyata tak membuat aku gentar untuk memilihmu menjadikan bagian hidup ini suatu hari nanti~ meski cintamu belum menjadi milikku tapi setidaknya aku tau harapku mulai terlihat tampak dipelupuk mata

.

.

tahun ini teramat indah untukku, mengenalmu adalah sebuah pilihan tepat yang  aku rasakan meski aku tak pernah tau akan ada apa di depan sana yang sudah Dia siapkan untuk kita

.

.

tahukah kamu? ketika aku mencintai tapi tak memaksa memiliki

tahukah kamu? ketika aku menyayangi aku berusaha melepaskan

dan tahukah kamu? ketika aku merindukan aku hanya bisa mendoakan

namun ternyata Rabbku teramat mencintaiku, dia menghadirkan mu jauh lebih cepat dari prediksiku

.

.

.

.

Teruntuk Kamu

bersabarlah menghadapiku jika nanti aku terkadang keras kepala

bersabarlah mengajariku jika aku tak mengerti akan sesuatu

dan bersabarlah membersamaiku untuk membimbing calon mujahid dan mujahidahNya

.

Teruntuk Kamu

kita masih belum memulai, jadi bersiaplah akan ada banyak kerikil, meteor bahkan hujan yang akan membuat kita gentar untuk terus melangkah ~ kita saling berpegangan dalam doa dan saling merengkuh dalam pelukNya, kita gantungkan semua pada Dia dan percayalah bahwa ketetapanNya selalu baik ^^

.

.

.

Kamu,

Terimakasih telah menunjukkan kesungguhanmu, semoga kelak aku bisa membahagiakanmu dengan caraku

dan Terimakasih telah memilihku, perempuan sederhana yang cenderung kekanakkan sedang diluar sana teramat banyak perempuan sholehah, cantik lagi cerdas dibandingkan aku perempuan akhir zaman yang sedang tertatih menjadi lebih baik

.

.

teruntuk kamu, ku titipkan penjagaanmu pada Dia hingga hari itu tiba~ hari dimana kau menjabat tangan waliku, hari dimana tanggung jawab kedua orangtuaku berpindah ke bahumu, hari dimana para malaikat mengelilingi kita dan mengAamiinkan doa-doa kita

.

.

teruntuk kamu, lagi ku katakan aku tak pernah takut kehilanganmu karena aku hanya takut kehilangan imanku

teruntuk kamu, dan aku tak pernah takut jika kau memang bukan tercipta untukku karena aku hanya takut jika Dia tak ridho pada kita

.

.

.

Biarkan aku tetap menjemputmu lewat Doa dan biarkan aku tetap menjemputmu dengan ilmuNya karena jika semua aku lakukan hanya karenaNya maka aku tak akan pernah merasa sakit jika semua tak sesuai harap kita

.

.

teruntuk kamu, akan selalu ada ujian di depan sana~ ujian kesabaran kita untuk terus melangkah menuju hari itu namun semua kembali pada kita. pada niat awal kita memilih untuk menikah ~ karena siapa dan karena apa. jika semua hanya karena Allah maka aku yakini sebesar apapun ujian itu akan selalu kita hadapi

.

.

selamat berjuang dalam melobby bumi, tugasku disini melobby langit agar langit mau meridhoi niat kita ^^

.

aku memang bukan yang pertama untukmu tapi aku mau jadi yang terakhir membersamaimu sampai JannahNya ~

.

.

aku menyayangimu dengan caraku, aku mencintaimu dengan caraku dan aku merindukanmu dengan caraku, maka kenalilah aku dengan caramu 🙂

.

.

.

dari aku, yang mencintaimu karena aku mencintai Rabbku ~

Nita Lisnawati

16 Desember 2016

Advertisements