Teruntuk Seseorang ~

Aku memang bukanlah perempuan sempurna seperti Khadijah, Aisyah juga Fatimah. Aku hanya perempuan akhir zaman yang punya cita-cita untuk menjadi perempuan dan istri sholihah~


Pertemuan denganmu membuat aku tau, bahwa cinta tak mesti harus memiliki~ Bahwa cinta hanya akan abadi ketika Ijab sudah terucap, bahwa rasa yang ada saat ini baiknya tetap terjaga dalam doa, ungkapkan sekedarnya lalu serahkan padaNya ~

.

Maaf

aku menyayangimu, yaa aku menyayangimu ~ aku hanya tak ingin munafik tentang rasa ini, tapi akupun tak ingin tergesa dalam menyimpulkan apa yang aku rasa~ biarlah rasa ini bertasbih padaNya, biarkan rindu ini merintih dalam do’a. Do’a yang tak pernah putus dalam setiap hembusan nafas dan titian langkah

aku ingin bersamamu~ yaa tak bisa ku pungkiri ada rasa dalam hati untuk terus ada di sampingmu, tapi diri ini sadar bahwa saat ini belumlah waktunya

.
percayalah, bahwa hati ini akan tetap terjaga

percayalah, bahwa jika kau memang untukku maka Dia akan jaga kau hanya untukku begitupun sebaliknya

dan percayalah, jika kita memang di takdirkan bersama maka kita akan benar-benar bersama dalam ikatan suci yang di ridhoiNya

.

.

ada harap dalam setiap sujud kelak kau yang akan menjadi imam shalat malamku

ada harap dalam setiap sujud kau yang akan ku temui setiap pagi saat ku terbangun dari tidur

dan ada harap dalam setiap sujud tanganmulah yang kelak akan menjabat tangan waliku

.

teruntuk Kamu

Kamu yang membersamaiku dalam doa, bantu aku untuk terus bersabar menanti kehadiranmu

percayalah, tak sedikitpun aku berharap kepadamu~ karena aku tau, kau bisa kapan saja membuatku kecewa

percayalah, tak sedikitpun aku memaksa Rabbku agar kaulah yang menjadi jodohku~ karena aku tau rasanya akan teramat sakit jika itu tak sesuai mau ku

.

Kamu❤
yang saat ini sedang berjuang untuk membuktikan kesungguhanmu, percayalah ada Allah yang menjagaku

Kamu❤

yang saat ini sedang merayuNya dalam sujudmu, percayalah Dia tak akan mengecewakan kita

Kamu❤

yang saat ini sedang tertatih melangkah menujuku, percayalah pintu rumah dan hati ini akan tetap terbuka juga terjaga untukmu

dan Kamu❤

yang sedang menjadi pejuang subuh, tetaplah istiqamah dengan kebiasaanmu yah~ agar Dia percaya, inginmu tak hanya sekedar ingin tapi sudah sekuat Azzam 😇:)

.

disini biarlah aku dengan caraku memperjuangkan

disini biarlah aku dengan caraku merintih memohon belas kasihNya

dan disini biarlah aku dengan caraku memelas Iba kepada Rabbku


air mata yang tak henti menetes ketika aku merayuNya biarlah menjadi saksi kesungguhan ku padaNya bukan padamu

air mata yang tak bisa dibendung ketika aku sebut namamu dalam do’a biarlah menjadi bukti bahwa aku tak main-main

dan air mata yang terisak disetiap malam biarlah menjadi pertimbanganNya untuk mengabulkan doaku


jika ini benar rasa cinta, maka rasa cinta ini ada atas dasar rasa cintaku pada Rabbku

jika ini benar rasa sayang, maka rasa sayang ini ada atas dasar kesederhanaan dan ketaatanmu pada Rabbmu

dan jika ini benar rasa rindu, maka rasa rindu ini ada atas dasar aku yang ingin mengharap ridhoNya untuk menyempurnakan separuh Diinku


Yaa muqollibal qulub tsabit qolbi ‘ala diinik 😥 😥 😥


– Dia yang Maha menetapkan hati dan Dia yang Maha menjaga Cinta –

Istiqamahkan kami untuk tetap menjalankan apa yang menjadi Azzam kami

Luruskan niat kami agar tak salah dalam melangkah

dan Sabarkan hati kami dalam penantian hari itu

juga Ikhlaskan hati kami atas semua ketetapanMu yang belum kami ketahui


dari Aku, yang sedang memantaskan diri ~
Nita Lisnawati

20 November 2016

Advertisements