Jika Allah menghendaki seseorang berubah jadi lebih baik, maka Allah akan buat hati orang itu agar mencintai orang-orang baik ~

.

kalau boleh flashback, dulu aku pernah kecewa pada sebuah keyakinan. namun ketika aku periksa, ternyata bukan keyakinan yang mengecewakan ku melainkan aku kecewa pada harapanku sendiri. ya saat itu aku masih saja menaruh harap pada manusia, tak peduli harus jatuh berkali kali, dan tak peduli harus terluka berulang-ulang. Bodohnya aku selalu memberi maaf dan kesempatan, hingga akhirnya aku jatuh pada lubang yang sama, terperosok oleh kebodohanku sendiri dan sejak saat itulah aku teramat kecewa pada sebuah harapan bukan keyakinan.

.

.

terkadang kita harus merasakan sakit yang teramat, hingga akhirnya kita mau membuka mata dan pikiran

terkadang kita harus merasakan jatuh berkali-kali, hingga akhirnya memutuskan bangkit dan pergi dari zona itu

.

.

ini aku, yang pernah terluka karena harapan

ini aku, yang pernah jatuh berkali kali di lubang kebodohan

dan ini aku, yang sedang memperbaiki diri, agar menjadi pantas bersanding bersamamu dalam ikatan suci

.

.

yaaa, aku sedang menantimu dalam kesendirianku dan dalam ta’atku. aku belum baik, jauh dari kata baik tapi aku sedang berusaha menjadi lebih baik, bukan untukmu tapi untuk Rabbku 🙂

.

.

temui Aku di Istikharah dan sepertiga malammu, rindukan aku dalam setiap bisikkan doamu pada Rabbku, rayu Dia agar kelak aku dan kamu dapat menjadi kita ~

tenanglah, Aku tak akan membiarkanmu merayuNya sendiri karena tanpa sepengetahuan kamu, akupun melakukan hal yang sama. Aku merayuNya, memohon dengan isakkan tangisku, menyebut namamu dengan lirih di setiap sujud dalam shalatku. agar apa? agar Dia ridho dan agar Dia yakin bahwa niat aku dan kamu baik, semata mata hanya untuk ibadah kepadaNya

.

.

menanti dalam ta’at, sabar dalam mencintai dan ikhlas dalam melepaskan. semua itu hanya akan ada, ketika aku berharap pada Dia bukan pada selain dia.

aku tak pernah tau, siapa kamu yang akan mendampingiku, aku pun tak pernah tau kamu yang saat ini ada kelak akan bersamaku atau tidak, yang aku tau rasa ini tumbuh namun masih bisa ku tahan, yang aku tau rasa ini hadir di iringi rasa nyaman yang tak pernah aku kira sebelumnya

.

.

aku akui, ada kamu dalam bahagia ku

aku akui, ada semangatmu untuk memotivasiku

dan aku akui, ada namamu dalam setiap sujudku

.

.

Aku bukan perempuan yang pandai memendam rasa dan aku pun bukan perempuan yang pandai meredam ego, tapi bertemu denganmu semua terasa sangat berbeda.

Rasa yang ada ini ingin aku utuhkan nanti jika Dia sudah berkehendak

dan Rasa yang ada ini telah aku titipkan pada yang Maha Cinta

.

.

tak perlu takut dengan caraku menyayangimu, tak perlu takut kelak aku akan kecewa lagi, karena ketika aku memutuskan menyayangi aku pun sudah siap menanggung resikonya

.

.

aku tak akan menjelaskan tentang diriku, karena kepribadian seseorang tak akan terasa bila hanya sekedar di jelaskan~ Kenali aku dengan caramu mengenalku, bukan dari cerita mereka yang lebih dulu mengenalku

.

.

ini aku, yang sedang menantimu dalam ta’atku kepadaNya

ini aku yang selalu menemuimu di istikharahku

dan ini aku yang tak henti menyebut nama mu di setiap sujud juga di sepertiga malamku

.

.

Semoga Dia Ridho, Ridho untuk mempertemukan aku dan kamu di waktu yang tepat

Ridho untuk memberkahi apa yang aku dan kamu sebut sebagai fitrah juga anugrah

dan Ridho jika kelak aku dan kamu melangkah bersama menuju JannahNya

.

.

ini aku dengan segala kekuranganku, yamg kelak akan menjadi pelengkap untuk semua kelebihan yang kamu miliki~

dan ini Aku yang sedang dan masih akan terus menanti dalam ta’at hingga waktu yang indah itu tiba~

.

.

Nita Lisnawati

17 October 2016

.

 

Advertisements