dalam heningnya malam, di atas sajadah cinta aku bersujud kepadaNya, memohon ampun atas semua rasa sakit dan luka yang masih tertinggal dalam relung hati

dalam heningnya malam, aku mengadu menyebut satu nama, memohon semua yang terbaik untuk kita, ada harap agar kelak Allah pilihkan kamu untuk menjadi jodoh sehidup sesyurga untukku

dalam heningnya malam, di atas  sajadah cinta aku menangis dengan tersedu memohon agar perasaan ini tetap terjaga, karena jika lengah sedikit saja semua akan menyeruak keluar tanpa bisa tertahankan

.

.

bersamamu, aku merasa syurga jauh lebih dekat

bersamamu, aku merasa memiliki misi dan tujuan yang sama

bersamamu, aku merasa yang tidak mungkin pun akan menjadi mungkin

•

biar Allah yang jaga, biar aku ketuk pintu hati itu kepada sang Pemiliknya, aku tak akan memaksa atas apa yang aku rasa untuk kamu rasakan juga 

aku tak akan memaksa atas apa yang aku inginkan untuk kamu inginkan juga

semua sudah lengkap dalam skenarioNya, karena kau dan aku bertemu bukan sebuah kebetulan

– EVERYTHING HAPPEN FOR A REASON –

percaya atau tidak, cerita kita sudah Allah rencanakan jauh sebelum kita ada di dunia ini. semua terangkai indah dalam lauhul mahfuzNya dan aku percaya di dalamnya bukan hanya sekedar cerita menyenangkan tapi mungkin akan ada luka yang kelak mampu menguatkan aku dan kamu

.

kita tak perlu memaksa hati untuk saling memiliki, kita hanya perlu menerima semua ketentuanNya, siapapun kelak yang akan bersama kita biar itu menjadi pilihanNya untuk kebahagiaan kita. kenyamanan yang saat ini ada di tengah tengah kita biarlah itu menjadi kebahagiaan yang Dia titipkan pada kita ~ tugas kita hanya menjaga, menjaga perasaan yang tadinya biasa agar tidak menjadi luarbiasa jika waktunya belum tepat. Kelak, akan Allah pilihkan waktu yang tepat untuk kita saling memiliki (jika memang jodoh) namun jika tidak, maka kedewasaan kita akan berdiri paling depan untuk saling menguatkan dan saling meyakinkan bahwa rencanaNya jauh lebih indah di banding kan rencana yang telah kita rangkai

.

.

Nita Lisnawati

22 September 2016

Advertisements